PALU — Partai Golkar Sulawesi Tengah mulai memanaskan mesin organisasi melalui agenda Konsolidasi dan Temu Kader se-Sulawesi Tengah yang digelar di Kantor DPD I Golkar Sulteng, Jalan Moh. Yamin, Palu, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni internal, melainkan momentum untuk memastikan seluruh kekuatan partai bergerak serempak hingga menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.
Sejumlah tokoh strategis tampak hadir, di antaranya Anggota DPR RI Beny Tamoereka, Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, serta Bupati Sigi M. Rizal Intjenae.
Turut hadir pula Wakil Bupati Morowali Iriane Ilyas, Wakil Bupati Poso Seharo Kandar, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Servi Kambey, serta Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, bersama para pimpinan DPRD dan anggota Fraksi Golkar se-Sulawesi Tengah.
Ketua DPD I Golkar Sulteng yang juga Ketua DPRD Sulteng, Mohammad Arus Abdul Karim, menegaskan bahwa konsolidasi ini menandai kesiapan partai untuk bergerak lebih nyata di tengah masyarakat.
“Hari ini SK kepengurusan sudah diterima semua. Ini bukan sekadar legalitas, tetapi mandat untuk segera turun ke akar rumput,” tegas Arus.
Menurutnya, kekuatan Golkar tidak hanya bertumpu pada struktur, tetapi pada kehadiran nyata kader di desa, kelurahan, hingga komunitas masyarakat.
Ia menekankan bahwa kerja politik ke depan harus berbasis kebutuhan rakyat, mulai dari mendengar aspirasi, membangun komunikasi langsung, hingga menghadirkan solusi konkret.
Selain agenda konsolidasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama anak yatim dari enam panti asuhan di Kota Palu — menjadi simbol bahwa gerakan politik Golkar juga harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial.
Melalui forum ini, Golkar Sulteng menegaskan arah perjuangannya: memperkuat struktur, menghidupkan kaderisasi, dan memastikan kerja partai benar-benar berakar di tengah masyarakat.






Komentar