MOROWALI- Aktivitas judi sabung ayam di Komplek Lorong Sawit, Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, semakin menjadi sorotan. Selain disebut berlangsung terang-terangan, suasana di arena tersebut bahkan digambarkan seperti konser band asal Inggris, terbuka yang dipadati penonton.
Dalam tangkapan layar video yang diterima media ini, terlihat ratusan orang memadati lokasi arena. Mereka berdiri berdesakan mengelilingi gelanggang, sebagian mengangkat telepon genggam untuk merekam, sementara lainnya berteriak memberi dukungan. Sorak-sorai terdengar riuh, menciptakan atmosfer layaknya sebuah pertunjukan hiburan besar.
Kepadatan massa dan euforia penonton memperlihatkan bahwa aktivitas tersebut berjalan tanpa rasa takut ataupun upaya untuk bersembunyi.
Menurut pengakuan warga yang biasa disapa Anto, aktivitas judi sabung ayam terbesar di Morowali yang beroperasi di Bahomakmur ini berlangsung terbuka dan terus berulang serta tanpa hambatan berarti. Bahkan, aktivitas perjudian tersebut tetap berjalan meski sudah menjadi perbincangan di lingkungan sekitar.
“Kami pun bertanya-tanya, apakah masih ada aparat penegak hukum di Morowali ini?. Bagaimana pengawasan dan penindakan hukum terhadap aktivitas judi sabung ayam di Morowali?,” ujar Anto, Senin, 15 Februari 2026.
Warga lainnya di Bahodopi yang tidak bersedia namanya dimediakan mengungkapkan, aktivitas judi sabung ayam ini sudah menjadi perbincangan umum dan terus dibiarkan tanpa penindakan serius.
“Menurut saya, dengan putaran uang judi yang besar yang dibuktikan dengan ratusan orang yang datang setiap hari, kalau pun ada penindakan, paling secara formalitas saja. Sehingga, akhirnya tidak ada pelaku maupun pemilik arena judi sabung ayam yang ditahan,” ucapnya.
Ramainya penonton yang memadati arena hingga menyerupai konser itu pun semakin menguatkan kesan bahwa aktivitas tersebut berlangsung terbuka.
Kerumunan besar, teriakan histeris, dan antusiasme massa menjadi pemandangan yang kontras dengan harapan penegakan hukum, sehingga memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat tentang efektivitas pengawasan dan tindakan aparat setempat.







Komentar