PALU – Kader muda potensial Partai Demokrat Sulawesi Tengah, Abdul Rachman Thaha, meminta izin kepada Anwar Hafid saat bertemu di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Sabtu pagi (9/5/2026).
Kepada calon incumbent Ketua DPD Demokrat Sulteng periode 2026-2031 itu, Abdul Rachman Thaha atau ART belum bisa menghadiri Musda V di Palu.
Ia harus terbang ke Jakarta meninggalkan Palu. Ada urusan yang harus ia selesaikan dan tidak bisa diwakilkan.
Pertemuan ART dan Anwar Hafid pagi itu berlangsung singkat. Karena, Gubernur Sulteng tersebut juga berangkat ke Jakarta untuk menjemput Sekjen DPP Demokrat, Herman Khaeron, untuk membuka Musda V pada Minggu (10/5/2026) di Hotel The Sya Palu.
“Kami tidak satu pesawat. Saya di Garuda, Pak Gub di Batik. Alhamdulillah sudah minta izin tadi,” ujar ART usai bertemu Anwar Hafid bersama Sekretaris Demokrat Sulteng, Hidayat Pakamundi.
Di momen itu, ART maupun Anwar Hafid berkomitmen membesarkan Demokrat Sulteng ke depan. Tak terkecuali jelang Pemilu 2029, Demokrat sebisa mungkin menjadi partai pemenang di Sulteng.
Anwar Hafid bahkan mengapresiasi Sekjen Laskar Merah Putih (LMP) itu, yang keberadaannya telah mewarnai Demokrat Sulteng.
“ART ini pionir (penggerak) Demokrat Sulteng 2029,” kata Anwar Hafid kepada ART pagi itu.
Karena pesawat sudah hendak take off, rombongan ART dan Anwar Hafid pun saling berpamitan. Mereka sama-sama menuju Jakarta. (*)







Komentar