Jakarta — Perayaan Natal bersama MPR, DPR, dan DPD RI berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Kegiatan keagamaan tahunan ini dihadiri sekitar 1.000 orang yang terdiri dari para anggota parlemen serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Kamis, 15 Januari 2026.
Sekretaris Panitia Natal, Albert Sinay, menyampaikan rasa syukur dan sukacitanya atas terselenggaranya perayaan Natal tersebut. Ia mengatakan bahwa antusiasme dan kebersamaan para peserta menjadi cerminan semangat persaudaraan dan toleransi di lingkungan lembaga legislatif.
Dalam rangkaian ibadah, Legislator DPR RI Matindas J Rumambi turut ambil bagian dalam pelayanan mimbar dengan membacakan narasi Natal bersama sejumlah anggota parlemen lainnya.
Matindas dan Albert Sinay yang juga merupakan wakil ketua DPC PDIP Kabupaten Poso bidang pemenangan pemilu legislatif dan eksekutif menjadi wakil PDIP Sulteng.
Kepada media ini Albert mengatakan sekitar 1000 orang hadiri natal bersama ini.
“Kita mengucapkan syukur karna kegiatan Natal ini boleh berlangsung dengan lancar dan penuh sukacita. Sekitar 1000 orang hadiri natal bersama ini,”ujarnya
Suasana perayaan semakin semarak dengan persembahan pujian dari Legislator DPR RI Once Mekel.
Sementara itu, Nafa Urbach dipercaya sebagai pemimpin acara, memandu jalannya ibadah dengan penuh penghayatan.
Khutbah Natal disampaikan oleh Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt Darwin Darmawan, yang mengajak seluruh hadirin untuk terus menumbuhkan nilai kasih, perdamaian, dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan antusiasme terhadap pelaksanaan perayaan Natal tersebut. Ia juga memberikan penghargaan kepada Ketua Panitia Natal, Legislator DPR RI Martin Tumbelaka, atas kerja keras dan dedikasinya dalam menyukseskan acara.
Perayaan Natal bersama ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan lintas fraksi dan lembaga, sekaligus meneguhkan komitmen nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman Indonesia.











Komentar