oleh

Bekali Imam dan Majelis Taklim, Andhika Mayrizal Amir Dorong Pelatihan Fardhu Kifayah di Sigi

Sigi – Pelatihan pengurusan jenazah yang sering dianggap sederhana ternyata menyimpan peran besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Hal itulah yang tercermin dalam kegiatan peningkatan kapasitas imam masjid se-Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, yang digelar pada Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini diinisiasi oleh anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah, Andhika Mayrizal Amir, bekerja sama dengan tokoh agama setempat. Bertempat di Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Dolo, pelatihan tersebut diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai desa, terdiri dari imam masjid, Majelis Taklim, hingga pegawai syara, baik laki-laki maupun perempuan.

Suasana pelatihan berlangsung antusias. Para peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan serius, menyadari pentingnya pemahaman yang benar terkait pengurusan jenazah sesuai syariat Islam, yang hukumnya adalah Fardhu Kifayah.

Dalam sambutannya, Andhika menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelatihan semacam ini memiliki dampak besar bagi kehidupan sosial keagamaan masyarakat.

“Pelatihan seperti ini terlihat sederhana, tapi punya peran penting di tengah masyarakat. Apalagi hukumnya Fardhu Kifayah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kurangnya pengetahuan tentang pengurusan jenazah dapat berdampak serius secara kolektif.

“Bisa dibayangkan jika dalam satu desa tidak ada yang memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat, maka seluruh warga bisa menanggung dosa,” tambahnya.

Lebih jauh, putra Ma’mun Amir itu berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin, bahkan melibatkan generasi muda sebagai bentuk investasi sosial dan keagamaan di masa depan.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua MUI Kabupaten Sigi Ali bin Hasan Al Jufri, Ketua Bidang Tarbiyah dan Dakwah Rabithah Alawiyah Idrus bin Salim Al Idrus, Kepala Sekolah Aliyah Alkhairaat Madinatul Ilmi Iqram Arlan, serta Ketua MUI Kecamatan Dolo Muhammad Syafaat.

Dengan tingginya partisipasi dan semangat peserta, pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam menjalankan kewajiban kolektif, sekaligus menjaga keberlangsungan nilai-nilai syariat Islam di tingkat desa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru