oleh

Bupati Cilacap, Kepala Daerah Penerima Penghargaan dari LAN, Terjaring OTT KPK

CILACAP- Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, yang sebelumnya menerima penghargaan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) atas inovasi pengembangan C-Corpu (Cilacap ASN Corporate University), kini dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Penghargaan dari LAN tersebut diterima Pemerintah Kabupaten Cilacap pada 3 Desember 2025 di Hotel Bidakara Jakarta. Saat itu, Syamsul mengaku bangga atas pencapaian tersebut karena dinilai menjadi bukti komitmen Pemkab Cilacap dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui program C-Corpu.

Namun pada Jumat (13/3), seolah menjadi Jumat keramat bagi sang penerima penghargaan. KPK menggelar operasi tangkap tangan di wilayah Cilacap, Jawa Tengah. Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak diamankan, termasuk Syamsul Auliya Rachman.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Meski demikian, pihak KPK belum membeberkan secara rinci perkara yang mendasari OTT maupun jumlah pihak yang turut diamankan.

Para pihak yang ditangkap saat ini masih berstatus sebagai terperiksa. Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari mereka yang diamankan dalam operasi tersebut.

Syamsul sendiri merupakan politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia lahir di Cilacap pada 30 November 1985 dan terpilih sebagai Bupati Cilacap dengan dukungan koalisi partai yang terdiri dari PKB, Golkar, PKS, Demokrat, dan PSI.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Syamsul Auliya Rachman terkait penangkapan dirinya dalam OTT KPK tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru