Morowali Utara — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Sulawesi Tengah resmi menerima pengaduan keluarga pasien amandel yang meninggal dunia pasca operasi di RSUD Kolonodale, Sabtu (21/2/2026).
Ketua Komnas HAM Sulteng, Livand Breemer, membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima secara resmi dan langsung ditindaklanjuti.
“Saya sudah terima resmi pengaduannya kemarin. Saya meminta IDI melakukan investigasi menyeluruh. Senin saya presure ulang terkait investigasinya dan tanggung jawab RSUD-nya,” ujar Livand dalam wawancara dengan media ini.
Sebagai langkah awal, Komnas HAM meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melakukan investigasi komprehensif guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran prosedur medis dalam penanganan pasien.
Tak hanya itu, Komnas HAM juga mendesak aparat penegak hukum, yakni Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dan Kepolisian Resor Morowali Utara, untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa meninggalnya pasien tersebut.
Livand turut mendorong agar Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali Utara membentuk tim investigasi independen yang melibatkan IDI guna melakukan audit klinis menyeluruh.
Selain itu, Komnas HAM meminta Bupati Morowali Utara melakukan evaluasi total terhadap manajemen dan standar pelayanan di RSUD Kolonodale, demi menjamin hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang aman dan profesional.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, dengan harapan proses investigasi berjalan transparan dan akuntabel, serta memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga korban.







Komentar