Morowali – Penjualan alat kontrasepsi kondom di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, mengalami lonjakan signifikan menjelang hingga Hari H perayaan Tahun Baru. Kondom tercatat laris manis di berbagai apotek serta gerai ritel modern seperti Indomaret dan Alfamidi.
Pantauan di lapangan menunjukkan, dalam beberapa hari terakhir hingga malam pergantian tahun, permintaan kondom meningkat drastis dibandingkan hari-hari biasa. Sejumlah apotek dan minimarket bahkan mengaku harus melakukan penambahan stok karena produk tersebut cepat habis.
“Kalau menjelang tahun baru memang selalu naik, tapi tahun ini terasa lebih tinggi. Di Hari H, pembeli kondom cukup banyak,” ujar salah satu pegawai minimarket di Bahodopi, Rabu (31/12/2025).
Bahodopi yang dikenal sebagai kawasan industri dengan mobilitas pekerja yang tinggi diduga menjadi salah satu faktor utama meningkatnya penjualan. Selain itu, momen libur panjang dan perayaan malam tahun baru turut memengaruhi tingginya permintaan alat kontrasepsi tersebut.
Pihak apotek dan pengelola ritel modern menegaskan bahwa kondom merupakan produk kesehatan yang legal dan dibutuhkan masyarakat. Penjualan dilakukan sesuai dengan prosedur dan permintaan konsumen.
Sementara itu, sebagian warga menilai ketersediaan kondom penting sebagai langkah pencegahan terhadap kehamilan yang tidak direncanakan serta penularan penyakit menular seksual, terutama pada momen perayaan dan libur panjang.
Hingga kini, belum ada data resmi dari instansi terkait mengenai angka pasti peningkatan penjualan kondom di Bahodopi selama periode Tahun Baru. Namun, tren ini menjadi fenomena yang hampir selalu berulang setiap akhir tahun di wilayah tersebut.
Sumber: Bungku life













Komentar