MORUT – Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai peringatan Kenaikan Yesus Kristus yang digelar Jemaat GKST Syalom Korosule di lapangan Desa Petumbea, Dusun 2 Korosule, Kecamatan Lembo Raya. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WITA ini diikuti ratusan jemaat dari berbagai usia. (14/5).
Ibadah dipimpin langsung oleh Pendeta Jemaat, Pdt Selvi Kristina Waeo, S.Th, dengan pembacaan Injil Lukas 24:50–53 bertema “Yesus Terangkat ke Sorga.” Dalam khotbahnya, ia mengajak seluruh jemaat untuk terus bertumbuh dalam iman dan kasih kepada Kristus serta memberitakan Injil melalui perbuatan dan sikap hidup sehari-hari.
“Melalui tindakan dan perbuatan yang baik dan menghadirkan Tuhan di tengah kehidupan,” ungkapnya dalam khotbah.
Ibadah berlangsung khidmat di bawah tenda sukacita yang terpasang di area lapangan Desa Petumbea. Antusiasme jemaat terlihat sepanjang rangkaian ibadah hingga penutupan.
Setelah ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kebersamaan semakin terasa melalui berbagai perlombaan rohani antar kategorial serta kegiatan anak Sekolah Minggu, seperti lomba lari kelereng menggunakan sendok, lomba makan kerupuk, hingga memasukkan pipet ke dalam gelas.
Sementara untuk kategorial dewasa, digelar lomba lacak Alkitab, sambung lagu rohani, estafet sarung, hingga lomba Dui.
Selain menjadi ajang mempererat kebersamaan antar jemaat, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat pelayanan serta memperkuat iman warga gereja.
Ketua PHBG Jemaat Syalom Korosule, Hendy Ntoy, dalam sapaannya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu Majelis atas arahan dan dukungan, serta kepada seluruh jemaat atas partisipasi dan doa sehingga ibadah Kenaikan Tuhan Yesus di alam terbuka ini, dengan pertolongan Tuhan Yesus Kristus, dapat berjalan dengan baik.
Di akhir sambutannya, Ketua PHBG menutup dengan pantun:
“Bekerja bersama-sama adalah awal, menjaga kebersamaan adalah kemajuan, dan bekerja bersama-sama adalah keberhasilan. Seperti ranting yang melekat pada pokok anggur, demikianlah kita berbuah lebat saat bersatu dalam pelayanan. Tuhan Yesus memberkati.”
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan dero bersama dalam suasana hangat penuh keakraban dan kekeluargaan.







Komentar