Morowali Utara – Pembangunan patung Raja Marunduh yang dibiayai melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 menuai sorotan publik. Proyek senilai Rp200 juta tersebut dikerjakan oleh CV. Geovani Karya Perdana dengan waktu pelaksanaan tercatat hanya 15 hari, sebagaimana tayangan pada LPSE Morowali Utara.
Sejumlah warga menilai hasil pekerjaan patung tersebut jauh dari ekspektasi dan tidak merepresentasikan sosok Raja Marunduh sebagaimana yang dikenal dalam sejarah lokal.
“Ini proyek patung Raja Marunduh jauh dari ekspektasi. Tidak menggambarkan wibawa dan karakter tokoh yang kita hormati,” ujar salah satu warga, Sabtu (7/2).
Selain kualitas hasil pekerjaan, durasi pelaksanaan yang relatif singkat turut menjadi perhatian. Dengan nilai anggaran ratusan juta rupiah, publik mempertanyakan apakah waktu 15 hari cukup untuk menghasilkan karya patung yang proporsional, detail, dan sesuai standar artistik.
Tak hanya itu, muncul pula dugaan adanya keterkaitan kepemilikan perusahaan pelaksana dengan oknum tertentu.
Dugaan tersebut memicu kecurigaan masyarakat terkait potensi konflik kepentingan dalam proses pengadaan proyek.
Hal lain yang menjadi pertanyaan adalah diduga tidak adanya pembahasan proyek tersebut di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Morowali Utara.
Transparansi dalam perencanaan dan penganggaran dinilai penting, terlebih proyek ini menggunakan dana publik.
“Kalau ini menggunakan APBD Perubahan, mestinya ada pembahasan dan pengawasan yang jelas. Jangan sampai anggaran rakyat digunakan tanpa proses yang transparan,” tambah warga lainnya.
Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk Kejaksaan Negeri Morowali Utara, dapat melakukan pemeriksaan guna memastikan tidak ada penyimpangan dalam proses perencanaan, penganggaran, maupun pelaksanaan proyek tersebut.
Sebagai simbol sejarah dan identitas daerah, pembangunan patung Raja Marunduh seharusnya tidak sekadar menjadi proyek fisik, melainkan juga mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar setiap rupiah dari APBD benar-benar memberi manfaat dan kebanggaan bagi masyarakat.













Komentar