Sebentar Lagi Puasa
Penulis: Om Hendly
Sebentar Lagi Puasa, Momentum Membersihkan Hati dan Memperbarui Iman. Tak lama lagi, umat Muslim di seluruh dunia akan kembali menyambut tamu agung yang selalu dinanti setiap tahunnya, yakni bulan suci Ramadan. Bulan yang hadir membawa cahaya kebaikan, pengampunan dosa, serta limpahan rahmat dari Allah SWT.
Kehadirannya bukan sekadar penanda kewajiban berpuasa, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menata kembali arah kehidupan.
Ramadan mengajarkan, bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, puasa adalah ibadah yang melatih kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian hawa nafsu. Ia mendidik hati agar lebih peka, menuntun jiwa untuk menjauhi keburukan, serta membiasakan diri untuk selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan.
Sebentar lagi, waktu sahur akan menjadi momen penuh keberkahan. Doa-doa dipanjatkan di sepertiga malam terakhir, saat pintu langit terbuka lebar dan Allah SWT mengabulkan permohonan hamba-Nya yang bersungguh-sungguh. Masjid kembali ramai oleh lantunan ayat suci Al-Qur’an, salat tarawih, dan tadarus yang menenangkan jiwa. Ramadan menghidupkan suasana ibadah yang kadang meredup di bulan-bulan lainnya.
Bulan puasa juga menjadi waktu terbaik untuk membersihkan hati. Saatnya melepas dendam, menghapus rasa iri, dan saling memaafkan. Karena hati yang bersih akan memudahkan cahaya iman masuk dan menumbuhkan ketenangan dalam hidup. Ramadan mengajarkan bahwa kemenangan sejati bukan hanya menahan lapar, tetapi mampu mengendalikan emosi dan memperbaiki akhlak.
Selain ibadah personal, Ramadan menguatkan nilai kepedulian sosial. Rasa lapar yang dirasakan saat berpuasa menjadi pengingat akan penderitaan saudara-saudara kita yang kekurangan. Dari sinilah lahir semangat berbagi, bersedekah, dan membantu sesama. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya kewajiban, tetapi wujud nyata kasih sayang dan solidaritas umat muslim.
Sebentar lagi, setiap detik di bulan Ramadan akan bernilai pahala. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan, setiap doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan, dan setiap air mata taubat menjadi saksi kesungguhan untuk kembali kepada Allah SWT. Betapa ruginya jika bulan suci ini berlalu tanpa perubahan berarti dalam diri.
Maka, mari sambut Ramadan dengan persiapan terbaik, menata niat, memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia, serta memperbanyak amal saleh. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, dan umur panjang agar dapat menjalani ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Marhaban ya Ramadan. Semoga anda termasuk hamba-hamba yang meraih ampunan, rahmat, dan keberkahan di bulan yang suci.













Komentar