MORUT- Polantas Polres Morowali Utara terus bekerja tanpa henti untuk mengungkap kasus tabrak lari yang merenggut nyawa seorang pejalan kaki lanjut usia di Desa Kumpi, Kecamatan Lembo.
Korban diketahui bernama Rinel Batuki (80), warga Desa Kumpi, yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tabrak lari di ruas Jalan Trans Sulawesi, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 18.20 WITA.
Dipimpin langsung Kanit Lantas Polres Morowali Utara, AIPDA Robin Manti, SH, tim penyidik telah menghabiskan lima hari lima malam melakukan penyelidikan. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari mengumpulkan rekaman CCTV sebelum dan sesudah lokasi kejadian hingga mencari saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
Meski penyelidikan menghadapi kendala karena minimnya saksi mata dan kualitas rekaman CCTV yang belum mampu mengidentifikasi pelaku secara jelas, polisi memastikan proses penyelidikan terus berjalan secara intensif. Pelaku diduga mengendarai mobil Etios putih.
“Kami sudah lima hari lima malam terus mencari bukti-bukti. Semua rekaman CCTV sebelum dan sesudah lokasi kejadian sudah kami kumpulkan, namun belum ada yang dapat menangkap gambar pelaku dengan jelas. Saat ini kami masih meneliti seluruh bukti dan mencari saksi. Mohon doa agar kasus ini segera terang benderang,” ujar AIPDA Robin Manti. (3/8).
Polantas Polres Morowali Utara menegaskan komitmennya untuk terus memburu pelaku hingga berhasil diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, keluarga almarhum Rinel Batuki berharap pelaku segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Mereka juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi, sekecil apa pun, untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu mempercepat pengungkapan kasus tersebut.












Komentar