MORUT- Dana hibah bikin sejumlah pejabat gelisah, pasalnya aparat penegak hukum tengah melakukan penelusuran sejumlah dana hibah dari Pemda Morowali Utara baik yang dikelola oleh KPU Morowali Utara dalam Pilkada serentak, dan kini yang juga tak kalah menarik, dana hibah ke IDI Morowali Utara tahun 2025.
Berbagai respon muncul ke permukaan dari informasi yang dihimpun media ini.
Dugaan adanya upaya untuk menarik LPJ dan melakukan revisi, bahkan terungkap dari sumber terpercaya media ini. Tidak sampai disitu saja, muncul juga pengakuan adanya tekanan setelah kasus dana hibah ini diusut oleh kejaksaan Negeri Morowali Utara.
Satu persatu pejabat di panggil untuk dimintai keterangan dari pagi hingga malam hari. Sejumlah pejabat mulai dari ketua IDI Morut, bendahara IDI Morut, PPTK kegiatan di Kesbangpol tampak hati-hati memberikan keterangan kepada media.
Mencuat dugaan pembelian obat dalam belanja IDI Morut yang tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP). SOP pembelian obat dalam jumlah besar wajib dilakukan melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) resmi yang berizin untuk menjamin legalitas dan kualitas obat.








Komentar