oleh

Edwin Purnawan Tampake Pastikan Kader HIPMI Siap Menepati Janji ke Masyarakat

MORUT- Tiga kader terbaik dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Morowali Utara memastikan diri ikut meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar Juli mendatang di Morowali Utara.

Mereka adalah Heru Widodo sebagai calon Kepala Desa Jamorjaya, Gerry Arya calon Kepala Desa Tiu, serta Melkisem Dumpaku calon Kepala Desa Korololaki. Ketiganya maju membawa semangat kewirausahaan dan penguatan ekonomi desa.

Langkah tiga kader HIPMI ini mendapat restu penuh dari Ketua HIPMI Morowali Utara yang juga anggota DPRD Morowali Utara, Edwin Purnawan Tampake, S.H., M.H., M.Si. Ia menegaskan bahwa kader HIPMI memiliki komitmen kuat untuk menepati janji politik dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat desa.

Menurut Edwin Purnawan Tampake, S.H., M.H., M.Si., semangat “Pengusaha Pejuang – Pejuang Pengusaha” menjadi landasan kader HIPMI dalam membangun desa berbasis ekonomi kerakyatan. Kehadiran kader HIPMI di Pilkades diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kader HIPMI akan bisa mewujudkan visi misi yang mereka janjikan ke masyarakat,”tegasnya (10/5).

Momentum Pilkades tahun ini juga dinilai sangat strategis karena sejalan dengan program pemerintah pusat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong transformasi ekonomi desa. Kader HIPMI menyatakan siap all out mendukung penguatan kelembagaan dan bisnis koperasi desa, mulai dari pendampingan, pengembangan usaha, hingga menghubungkan koperasi dengan ekosistem wirausaha berkelanjutan.

Dengan latar belakang sebagai pengusaha muda, para kandidat diyakini memahami potensi sumber daya desa yang dapat dikembangkan menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. HIPMI Morowali Utara pun berharap kadernya mampu menjadi representasi suara masyarakat sekaligus jembatan kemajuan ekonomi di desa masing-masing.

Pilkades serentak Juli mendatang dipastikan menjadi panggung pembuktian, bahwa semangat kewirausahaan dapat menjadi kekuatan baru dalam kepemimpinan desa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *