MORUT- Sosok muda Moh. Faidul, S.Pd resmi memastikan diri maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pancamakmur, Kecamatan Soyo Jaya, Kabupaten Morowali Utara, yang akan digelar 22 Juli mendatang. Ia menjadi pendaftar terakhir pada penutupan masa pendaftaran, 12 Mei 2025, didampingi simpatisan dan para pendukung yang siap mengantarkannya menuju kontestasi desa.
Langkah Faidul bukan sekadar ambisi politik, tetapi lahir dari keyakinan bahwa desa membutuhkan energi baru. Berbekal pengalaman organisasi dan pemerintahan, ia memilih jalan pengabdian untuk melayani masyarakat Pancamakmur dengan semangat muda, kreativitas, dan kolaborasi.
Menurutnya, Pilkades menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan sekaligus membuktikan bahwa mereka mampu memimpin. Ia percaya kondisi desa saat ini membutuhkan kepemimpinan yang transparan, terbuka, serta mampu merangkul semua elemen masyarakat untuk bergerak bersama menuju kemajuan.
Faidul melihat Pancamakmur sebagai desa yang kaya potensi, terutama di sektor pertanian. Baginya, kunci kemajuan desa terletak pada kolaborasi lintas generasi: pengalaman orang tua dipadukan dengan inovasi dan teknologi dari anak muda. Sinergi tersebut diyakini mampu menciptakan nilai tambah dan memperkuat rantai perputaran ekonomi desa.
Ia menilai salah satu persoalan mendasar petani bukan semata produksi, melainkan manajemen. Karena itu, penguatan tata kelola menjadi fokus utama. Di tengah keterbatasan anggaran, Faidul optimistis desa masih memiliki kekuatan melalui BUMDes dan koperasi desa. Jika dikelola secara profesional, dua pilar ekonomi ini diyakini mampu menyerap potensi komoditas unggulan Pancamakmur yang selama ini belum maksimal dimanfaatkan.
“Pancamakmur punya hampir semua komoditas unggulan dengan nilai transaksi yang besar. Potensi ini harus dikelola agar memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan semangat perubahan yang datang dari masyarakat, Faidul mantap melangkah. Ia percaya, jika dukungan masyarakat bersatu dan perjuangan ini mendapat restu Tuhan, perubahan nyata untuk Pancamakmur bukan sekadar harapan, melainkan tujuan yang bisa diwujudkan bersama.













Komentar