MORUT- Jelang Idul Fitri, PT. ANA kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan sembako kepada para lanjut usia di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut). Selasa, 17 Maret 2026.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan perusahaan dan didistribusikan bersama Pemerintah Desa Bunta, menyasar warga lansia sebanyak 20 orang yang membutuhkan perhatian khusus. Dan pemerintah desa sebanyak 14 orang. Total 34 Paket bantuan.
Paket bantuan berupa bahan pokok, termasuk beras, menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Kepala Desa Bunta, Cristol Lolo, turut turun langsung menyalurkan bantuan tersebut kepada para penerima. Ia mengapresiasi kontribusi PT. ANA yang dinilai konsisten membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lanjut usia.
Hal senada disampaikan Kepala Dusun III, Ecy. Ia menilai kehadiran PT. ANA selama ini bukan sekadar aktivitas usaha, tetapi juga membawa dampak sosial yang signifikan.
“PT. ANA punya rasa peduli yang besar terhadap masyarakat. Mereka selalu hadir dan memberi perhatian,” ungkapnya.
Tak hanya melalui bantuan sembako, kepedulian PT. ANA juga terlihat dalam dukungannya terhadap sektor kesehatan masyarakat. Bidan Desa Bunta, Feybi, mengungkapkan bahwa perusahaan secara rutin memberikan bantuan untuk kegiatan posyandu setiap bulan.
“Dana bantuan PT. ANA untuk posyandu selalu berjalan tiap bulan. Walaupun harga sawit turun, mereka tetap menyediakan dukungan,” jelasnya.
Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh para kader posyandu. Bahkan, salah satu kader berharap aktivitas perusahaan tidak diganggu karena dinilai sangat membantu berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan alat-alat posyandu.
“Kami minta jangan ganggu PT. ANA, karena mereka membantu seluruh kegiatan posyandu,” ujarnya.
Di tengah berbagai isu yang berkembang, termasuk laporan dari salah satu organisasi pemerhati lingkungan yang menyebut aktivitas PT. ANA ilegal, masyarakat justru merasakan manfaat nyata dari kehadiran perusahaan tersebut.
Sejumlah ibu-ibu di Desa Bunta berharap pemerintah dapat melihat kondisi riil di lapangan. Mereka meminta agar kebijakan yang diambil tidak hanya berdasarkan kepentingan pihak tertentu, tetapi juga mempertimbangkan dampak langsung terhadap masyarakat.
Bagi warga, PT. ANA bukan sekadar perusahaan, melainkan mitra yang selama ini hadir membantu meringankan beban hidup, terutama dalam bidang sosial dan kesehatan.













Komentar