PALU- Sosok perempuan berdarah asli Desa Sampalowo, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara, Ir. Yaslin Hendrita Tansala, M.Si, akan memasuki masa purna bakti sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1 Mei 2026. Selama puluhan tahun mengabdi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di Badan Pusat Statistik (BPS), Yaslin dikenal sebagai figur yang berdedikasi, disiplin, serta memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat dan generasi muda.
Di kampung halamannya dan di Kota Palu tempatnya berdomisili, Yaslin Tansala bukan sekadar seorang ASN. Ia adalah sosok yang dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Banyak anak muda di Desa Sampalowo yang berada di kota Palu memanggilnya dengan akrab “Kak Yaslin.” Panggilan itu lahir dari kedekatan yang terjalin selama bertahun-tahun melalui berbagai kegiatan sosial dan organisasi.
Dalam kesehariannya, perempuan berkacamata yang selalu tampil dengan senyum ramah ini dikenal aktif dalam berbagai organisasi. Ia kerap mendorong generasi muda Sampalowo untuk berani berorganisasi, berkarya, dan mengambil peran penting. Baginya, organisasi adalah ruang belajar untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan.
Tidak sedikit pemuda yang menilai Kak Yaslin sebagai sosok teladan. Ia dinilai mampu merangkul semua kalangan serta memberikan masukan yang membangun bagi generasi muda saat ini.
Dengan pendekatan yang hangat dan bersahabat, Yaslin sering menjadi tempat bertukar pikiran, bahkan menjadi motivator bagi banyak orang muda termasuk penulis.
Menariknya, menjelang masa purna tugasnya sebagai ASN, Yaslin tidak memilih untuk beristirahat dari berbagai aktivitas sosial. Justru sebaliknya, ia tetap menunjukkan semangat pengabdian dengan terlibat aktif dalam kegiatan.
Salah satu perannya yang cukup menonjol adalah menjadi penggagas sekaligus Ketua Panitia Reuni Besar Mia Sampalowo yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026. Yaslin dan Doktor Mardiman Sane, SH.,MH sebagai koordinator Umum menggagas untuk pertama kalinya reuni Mia Sampalowo akan di gelar.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi besar bagi warga Sampalowo yang tersebar di berbagai daerah, sekaligus mempererat kembali hubungan kekeluargaan antar generasi.
Bagi Yaslin, reuni tersebut bukan sekadar pertemuan nostalgia. Lebih dari itu, ia berharap momentum tersebut dapat menjadi ruang memperkuat persaudaraan, membangun jejaring, serta menumbuhkan semangat bersama untuk kemajuan Desa Sampalowo di masa depan.
Dengan pengalaman panjang, semangat kebersamaan, serta kepedulian terhadap generasi muda, sosok Ir. Yaslin Hendrita Tansala, M.Si tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang. Meski masa pengabdiannya sebagai ASN segera berakhir, dedikasinya untuk masyarakat tampaknya masih akan terus berlanjut.











Komentar