oleh

Bantuan di Desanya Jadi Sorotan, Kades Jamorjaya Seret Belanja BKK Dinas PMD tidak Beres

MORUT- Kepala desa Jamorjaya Weriyo Arjo akui bahwa keluarganya menerima bantuan sapi yang disalurkan oleh kelompok. Bukan hanya itu saja, Kades Jamorjaya mengungkap tidak beresnya soal bantuan pengadaan lain dari program BKK, itu berasal dari Dinas PMD.

Polemik persoalan bantuan sapi di desa Jamorjaya terus jadi sorotan, sejumlah warga mengaku merasa diakali dengan tanda tangan yang diedarkan.

Mereka juga menyebut ada yang hanya dititipi sapi oleh pemerintah desa, dan ada yang menyoroti keluarga kepala desa hingga orang tuanya yang menerima bantuan sapi.

Setelah konfirmasi berulang kali akhirnya Kades Jamorjaya, Weriyo Arjo mau menerima telpon redaksi, Selasa, 21 April 2026. Ia pun mengakui bahwa adik dan orang tuanya menerima bantuan dari kelompok yang dibentuk.

“Pak Sunitro sekitar tahun 2024 dapat, tapi waktu pemeriksaan itu sapinya karna mandul di tukar ke Paawaru, tapi gantinya sampai hari gantinya belum dapat,”ujar Kades

Sementara terkait adik kandung dan orang tuanya yang terima bantuan, kades akui hal tersebut.

“Ada adik waktu itu mengajukan kan kelompok ini ceritanya, sama orang-orang bikin, terus dapat, terus dipakai berobat, terus dipakai berobat karna adik saya kecelakaan dan di pakai berobat, karna operasi kepala, kalau orang tua dapat karna waktu itu bikin kelompok dengan orang-orang, orang-orang bilang kasian karna saya punya mama sudah meninggal kasian,”ujarnya

Yang menarik, terkait bantuan lain seperti BKK, warga mengeluhkan sejumlah pengadaan seperti Blender untuk kelompok ibu-ibu, yang di perlihatkan merek Philips namun yang dibagikan merek Miyako, barang yang diadakan oleh dinas terkait dalam hal ini Dinas PMD Morut, menurut kades sempat mereka keluhkan,

“Kalau bantuan lain ada yang dibelanja di Kerbel dari Pemda. Bahkan ada yang kami keluhkan ada barang yang kurang bagus, karna bukan kami yang belanja,”tegas Kades

Dari penjelasan diatas diketahui bahwa bantuan yang diberikan banyak yang kemudian di jual oleh penerima karna alasan kebutuhan termasuk untuk berobat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *