oleh

Meriahnya Pawai Ogoh-ogoh Dolupo Karya 

MORUT- Pelepasan pawai Ogoh-ogoh di Desa Dolupo Karya, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara berlangsung khidmat dan penuh makna pada Rabu, 18 Maret 2026, pukul 17.30 WITA.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Dolupo Karya, unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), tokoh-tokoh umat Hindu setempat, serta para pemuda yang turut ambil bagian dalam pawai.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Morowali Utara, I Putu Panji Rama Nugraha, secara langsung melepas jalannya pawai ogoh-ogoh tersebut.

Dalam keterangannya, I Putu Panji Rama Nugraha menegaskan bahwa ogoh-ogoh yang diarak memiliki makna filosofis yang mendalam bagi umat Hindu.

“Ogoh-ogoh yang kita buat dan kita pawai ini bukan sekadar hiasan atau atraksi semata. Ia melambangkan kekuatan-kekuatan negatif, sifat-sifat buruk, dan bhutakala yang ada di dalam diri kita maupun di lingkungan sekitar. Melalui pawai ini, kita secara simbolis mengajak seluruh masyarakat untuk menyadari, mengendalikan, dan akhirnya membuang jauh-jauh segala hal yang tidak baik dari kehidupan kita,” ujarnya.

Pawai ogoh-ogoh ini pun menjadi wujud kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Dolupo Karya, sekaligus mempererat nilai-nilai keagamaan dan budaya di tengah kehidupan sosial yang harmonis di Morowali Utara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *