Morowali Utara – Forum Gereja Kristen Morowali Raya (GKMR) meluncurkan program GKMR Peduli sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat, khususnya warga gereja atau jemaat kurang mampu yang membutuhkan bantuan pemulangan pasien maupun jenazah ke wilayah seberang.
Program ini difokuskan untuk membantu warga yang berasal dari Kecamatan Mamosalato dan Kecamatan Bungku Utara, yang kerap menghadapi kendala biaya dan akses transportasi saat harus memulangkan anggota keluarga yang sakit maupun yang telah meninggal dunia.
Melalui GKMR Peduli, forum gereja berkomitmen memberikan pendampingan, membantu koordinasi, serta memfasilitasi proses transportasi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Kehadiran program tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi situasi sulit.
Pengurus Forum GKMR menegaskan bahwa pelayanan gereja tidak hanya diwujudkan melalui pemberitaan Firman Tuhan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin gereja hadir sebagai sahabat bagi mereka yang sedang berduka maupun mengalami kesulitan. Kasih Kristus harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama kepada saudara-saudara yang membutuhkan,” demikian semangat yang diusung dalam program GKMR Peduli.
Forum GKMR juga mengajak seluruh jemaat untuk saling peduli dan segera menyampaikan informasi apabila mengetahui ada warga gereja yang membutuhkan bantuan pemulangan pasien maupun jenazah.
Masyarakat dapat menghubungi:
• Amos Lawalata: 0812-9464-0903
• Hendra Baoli: 0821-2525-6780
Forum GKMR berharap program ini menjadi sarana pelayanan yang membawa berkat bagi masyarakat sekaligus mempererat persaudaraan antarjemaat di wilayah Morowali Raya.
Program ini berlandaskan Firman Tuhan dalam Matius 25:40, “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”
Dengan semangat Peduli, Melayani, Kasih, dan Bersatu, Forum GKMR berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan kehadiran gereja sebagai mitra kemanusiaan yang siap menolong tanpa memandang keadaan.
Disclaimer: Redaksi media kami focus pada dukungan terhadap terobosan kegiatan kemanusiaan yang dibuat, sementara terkait pemekaran GKST itu kembali kepada warga Gereja sendiri menilainya.












Komentar